{"id":10561,"date":"2025-12-02T08:10:06","date_gmt":"2025-12-02T01:10:06","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/?p=10561"},"modified":"2025-12-02T08:34:39","modified_gmt":"2025-12-02T01:34:39","slug":"5-pesan-untuk-murid-murid-di-indonesia-ini-juga-ikut-menentukan-baik-buruk-bangsa-ini-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/5-pesan-untuk-murid-murid-di-indonesia-ini-juga-ikut-menentukan-baik-buruk-bangsa-ini-di-masa-depan\/","title":{"rendered":"5 Pesan untuk Murid-murid di Indonesia ini, Juga Ikut Menentukan Baik Buruknya Bangsa ini di Masa Depan"},"content":{"rendered":"\n<p>Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 tahun 2025 memberikan kesempatan bagi para pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dunia pendidikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Momen ini menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penghargaan bagi guru, tetapi juga sebagai pengingat akan peran mereka dalam membentuk karakter generasi muda. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Mu\u2019ti menyampaikan amanat yang mengandung pesan penting bagi seluruh elemen pendidikan, mulai dari guru, orang tua, hingga murid.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Mu\u2019ti dengan tegas mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya sebatas perolehan nilai akademis, tetapi tentang pembentukan karakter yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman. Pesan-pesan beliau sangat relevan, tidak hanya untuk para guru, namun juga untuk setiap murid di Indonesia, agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan siap menghadapi beragam tantangan di masa depan. <\/p>\n\n\n\n<p>Ada lima pesan utama yang disampaikan oleh Menteri Mu&#8217;ti yang sebaiknya diterima dan benar-benar dipahami oleh setiap murid di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pesan pertama<\/strong> yang disampaikan adalah mengenai pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh. <\/p>\n\n\n\n<p>Belajar tidak hanya berkutat pada tugas-tugas sekolah atau nilai yang diperoleh di ujian, tetapi tentang usaha keras dalam setiap proses pembelajaran. Belajar yang baik adalah belajar tanpa menunda-nunda, memanfaatkan waktu dengan bijaksana, dan bertekad untuk memahami materi dengan sepenuh hati. <\/p>\n\n\n\n<p>Pesan ini mengingatkan kita bahwa yang lebih penting dari hasil akhir adalah proses yang dijalani dengan penuh kesungguhan. Hanya dengan cara itu seorang murid dapat mempersiapkan masa depannya dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Selanjutnya<\/strong>, Menteri Mu\u2019ti menekankan pentingnya mencintai orang tua. <\/p>\n\n\n\n<p>Rumah, sebagai sekolah pertama bagi anak, memberikan pelajaran hidup yang jauh lebih berharga daripada sekedar teori di kelas. Keluarga adalah guru pertama yang mengajarkan kasih sayang, nilai-nilai moral, dan keteladanan. <\/p>\n\n\n\n<p>Cinta yang tulus kepada orang tua akan menciptakan hubungan yang harmonis, di mana anak mendengarkan nasihat mereka, membantu pekerjaan rumah, dan selalu menjaga sikap agar orang tua tidak cemas. <\/p>\n\n\n\n<p>Semua itu menjadi bekal yang sangat penting dalam membangun karakter anak untuk masa depan yang cerah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"472\" height=\"590\" data-id=\"10565\" src=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586093615_1485063640287538_3614682498992169341_n.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10565\" srcset=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586093615_1485063640287538_3614682498992169341_n.jpg 472w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586093615_1485063640287538_3614682498992169341_n-240x300.jpg 240w\" sizes=\"(max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"472\" height=\"590\" data-id=\"10568\" src=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/587120464_1485063696954199_4113111028706260969_n.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10568\" srcset=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/587120464_1485063696954199_4113111028706260969_n.jpg 472w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/587120464_1485063696954199_4113111028706260969_n-240x300.jpg 240w\" sizes=\"(max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"472\" height=\"590\" data-id=\"10567\" src=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586349905_1485063783620857_5001442162756842022_n.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10567\" srcset=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586349905_1485063783620857_5001442162756842022_n.jpg 472w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/586349905_1485063783620857_5001442162756842022_n-240x300.jpg 240w\" sizes=\"(max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"472\" height=\"590\" data-id=\"10566\" src=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/588199703_1485063820287520_3362380229563168224_n.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10566\" srcset=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/588199703_1485063820287520_3362380229563168224_n.jpg 472w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/588199703_1485063820287520_3362380229563168224_n-240x300.jpg 240w\" sizes=\"(max-width: 472px) 100vw, 472px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Pesan ketiga <\/strong>menyentuh tentang pentingnya menghormati guru. <\/p>\n\n\n\n<p>Guru bukan hanya sekadar penyampai materi pelajaran, tetapi juga menjadi penuntun dan pendidik yang mampu menggali potensi diri setiap murid. Menghormati guru berarti mendengarkan dengan penuh perhatian ketika mereka mengajar, mematuhi peraturan yang ada di kelas, dan menjaga sikap sopan santun. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hubungan yang saling menghormati, ilmu yang diberikan oleh guru akan lebih mudah diterima dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal di atas adalah bagian dari pembentukan karakter yang mulia, yang kelak akan membuat seorang murid menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan hidup.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pesan keempat <\/strong>adalah mengenai pentingnya rukun dengan teman. <\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah adalah tempat untuk belajar, bukan untuk bersaing secara tidak sehat atau bahkan merundung teman-teman lain. Masa depan Indonesia membutuhkan generasi yang dapat bekerja sama, saling menghargai, dan mendukung satu sama lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam kelas, penting bagi setiap murid untuk tidak membeda-bedakan teman, membantu mereka yang sedang kesulitan, dan menyelesaikan permasalahan dengan bijak. <\/p>\n\n\n\n<p>Rukun dengan teman juga berarti menjaga suasana kelas tetap damai dan tentram, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk proses belajar yang efektif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pesan kelima<\/strong>, yang juga tidak kalah penting, adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Mu\u2019ti mengingatkan bahwa kecintaan pada Indonesia bukan hanya tentang hafal lagu-lagu kebangsaan atau ikut upacara bendera, tetapi tentang mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Cinta tanah air berarti bangga menggunakan produk lokal, merawat lingkungan, menjaga kerukunan antar suku dan agama, serta mempelajari sejarah bangsa. Semua ini menjadi wujud nyata dari rasa cinta yang mendalam terhadap Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Kelima pesan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan tadi menjadi pedoman bagi setiap murid di Indonesia untuk terus berkembang dan berkontribusi positif bagi bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui proses belajar yang serius, sikap menghormati orang tua dan guru, saling rukun dengan teman-teman, serta kecintaan yang tulus terhadap tanah air, kita akan menciptakan generasi yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan global.<\/p>\n\n\n\n<p>Refleksi atas peringatan HGN ini menunjukkan betapa pentingnya peran pendidikan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter yang akan menentukan masa depan bangsa. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, agar setiap generasi dapat tumbuh menjadi insan yang berintegritas dan berguna bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pesan-pesan yang disampaikan dalam HGN ke-80 ini tidak hanya relevan untuk murid, tetapi juga untuk setiap komponen pendidikan, termasuk orang tua dan guru. <\/p>\n\n\n\n<p>Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama di rumah, guru sebagai pembimbing dan penuntun, serta murid sebagai penerima manfaat dari pendidikan, semuanya memiliki peran yang sangat vital dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh, HGN kali ini mengajak kita untuk merenungkan kembali tujuan pendidikan itu sendiri. Apakah kita hanya mengutamakan angka dan nilai dalam pendidikan, atau kita juga mengutamakan pembentukan karakter yang kokoh dan kepribadian yang mulia?<\/p>\n\n\n\n<p>HGN ke-80 tahun ini menjadi momentum untuk memperbaiki dan memantapkan langkah kita dalam memperbaiki dan memajukan pendidikan di Indonesia, agar hasilnya tidak hanya berupa angka-angka di raport, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan penuh keyakinan dan integritas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika pesan-pesan tersebut dipahami dengan baik, maka pendidikan di Indonesia akan mengalami transformasi yang signifikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Kita tidak hanya akan memiliki generasi yang pintar secara akademis, tetapi juga generasi yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, rasa tanggung jawab terhadap sesama, serta rasa cinta tanah air yang mendalam. <\/p>\n\n\n\n<p>Inilah generasi yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Sumber catatan: <a href=\"https:\/\/www.kemendikdasmen.go.id\/download\/file\/1510\">Pidato Hari Guru Nasional 2025<\/a> dan <\/strong><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/DRdpFCrCZXU\/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;igsh=MzRlODBiNWFlZA==\"><strong>Instagram Kemendikdasmen<\/strong><\/a><strong>\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumetasi Kegiatan Kemendikdasmen dan Google Image)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 tahun 2025 memberikan kesempatan bagi para pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan dunia pendidikan. Momen ini menjadi sangat penting, tidak hanya sebagai penghargaan bagi guru, tetapi juga sebagai pengingat akan peran mereka dalam membentuk karakter generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10571,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-10561","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10561"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10570,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10561\/revisions\/10570"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10561"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10561"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10561"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}