{"id":12258,"date":"2026-02-24T23:08:14","date_gmt":"2026-02-24T16:08:14","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/?p=12258"},"modified":"2026-02-26T01:56:28","modified_gmt":"2026-02-25T18:56:28","slug":"12258-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/12258-2\/","title":{"rendered":"Model Pendidikan Terintegrasi di SMANOR Sidoarjo Diapresiasi Ketua Komisi X dan Tim"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Inside School &#8211;<\/strong> Selepas di hari pertama (23\/2\/2026) menyerap berbagai aspirasi para pemangku kepentingan dan masyarakat terkait di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Peovinsi Jawa Timur, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, bersama tim melakukan kunjungan kerja ke SMAN Olahraga (SMANOR) Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa, 24 Februari 2026. <\/p>\n\n\n\n<p>Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung bagaimana sekolah ini mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan pembinaan olahraga prestasi. <\/p>\n\n\n\n<p>SMANOR telah menciptakan model pendidikan yang berbeda, menggabungkan pelajaran akademik dengan pelatihan olahraga terstruktur, yang menjadikannya sebagai lembaga pendidikan unggulan di bidang olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan itu, Hetifah menyaksikan bagaimana SMANOR tidak hanya mengedepankan pendidikan akademik, tetapi juga mendalami aspek fisik dan mental siswa melalui pembinaan olahraga. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, proses seleksi peserta didik di SMANOR sangat khusus, berbeda dengan sekolah pada umumnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Siswa yang diterima adalah mereka yang memiliki talenta dan prestasi olahraga dari 16 cabang olahraga yang dibina oleh sekolah ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Proses seleksi yang ketat ini menjadikan SMANOR sebagai sekolah yang mengutamakan kualitas dan kemampuan siswa di bidang olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>Di SMANOR, para siswa menjalani sistem pendidikan yang terstruktur, di mana kegiatan belajar mengajar berlangsung pada pagi hari, sementara sore hari mereka berlatih olahraga. <\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah ini juga menerapkan sistem boarding school, di mana siswa tinggal di asrama yang memungkinkan mereka untuk fokus pada pendidikan dan latihan olahraga tanpa gangguan dari luar. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini, menurut Hetifah, memberikan waktu yang lebih banyak bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka baik di bidang akademik maupun olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>SMANOR mengembangkan 16 cabang olahraga yang mencakup olahraga individu dan beregu. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa cabang, seperti sepak takraw dan voli pantai, telah mencatatkan prestasi internasional yang membanggakan bagi Provinsi Jawa Timur. <\/p>\n\n\n\n<p>Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga memperlihatkan bahwa sekolah ini mampu menghasilkan atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat internasional. <\/p>\n\n\n\n<p>Keberhasilan SMANOR dalam mengembangkan atlet-atlet berprestasi menunjukkan betapa pentingnya integrasi antara pendidikan dan olahraga di tingkat sekolah menengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Hanya sekitar 75 siswa yang diterima setiap angkatan di SMANOR, sehingga kualitas pembinaan dan perhatian kepada siswa dapat terjaga dengan baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Lulusan sekolah ini sebagian besar melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan SMANOR, seperti Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan beberapa perguruan tinggi lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini menunjukkan bahwa SMANOR tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga menghasilkan individu yang siap berkarier di bidang lain, seperti sebagai pelatih atau pendidik di bidang olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerja sama dengan perguruan tinggi tersebut sangat diapresiasi oleh Hetifah. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk memberikan masa depan yang lebih jelas bagi siswa SMANOR. <\/p>\n\n\n\n<p>Lulusan tidak hanya diberi kesempatan untuk berkarier sebagai atlet, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang di bidang lain yang terkait dengan olahraga. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan adanya kerja sama ini, siswa SMANOR memiliki kesempatan untuk mengejar karir ganda sebagai atlet profesional dan sebagai akademisi atau pelatih di dunia olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal dukungan anggaran, Hetifah menjelaskan bahwa pembiayaan SMANOR berasal dari berbagai sumber. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain dana BOS dari pemerintah pusat dan daerah, sekolah ini juga menerima bantuan untuk pengadaan peralatan dan fasilitas sarana-prasarana olahraga. <\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa fasilitas penting, seperti lapangan olahraga dan peralatan latihan, telah diperbarui dengan bantuan pemerintah. <\/p>\n\n\n\n<p>Namun, Hetifah juga mengakui masih ada tantangan dalam memenuhi kebutuhan sarana olahraga yang memerlukan standar tinggi, seperti kolam renang atau fasilitas olahraga lainnya yang berskala internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Hetifah, pembinaan fasilitas olahraga dengan standar internasional tidak bisa dilakukan hanya dengan anggaran daerah atau dana swakelola saja. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, terutama untuk pembangunan fasilitas yang kompleks dan membutuhkan investasi besar. <\/p>\n\n\n\n<p>Pembangunan fasilitas olahraga yang memenuhi standar internasional memerlukan perhatian khusus agar siswa SMANOR dapat berlatih di tempat yang sesuai dengan kebutuhan mereka untuk mencapai prestasi maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat tantangan tersebut, Komisi X DPR RI akan mendorong agar solusi pembiayaan dapat segera ditemukan. <\/p>\n\n\n\n<p>Hetifah berharap bahwa jika anggaran daerah belum mencukupi, dukungan dari APBN bisa diperkuat untuk memenuhi kebutuhan fasilitas olahraga di SMANOR dan sekolah olahraga lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dukungan penuh terhadap sekolah-sekolah seperti SMANOR sangat penting, karena dari sini berpeluang lahir atlet-atlet unggulan yang dapat membawa nama baik Indonesia di tingkat dunia. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan peningkatan kualitas fasilitas dan pembiayaan yang tepat, SMANOR dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan dan pembinaan olahraga yang menghasilkan atlet berprestasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hetifah menegaskan bahwa mendukung sekolah seperti SMANOR adalah investasi jangka panjang bagi Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga untuk kemajuan pendidikan nasional secara keseluruhan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan yang mengintegrasikan olahraga dengan pembelajaran akademik adalah model yang harus didorong, karena melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, tangguh, dan berprestasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kabar serupa: <a href=\"https:\/\/emedia.dpr.go.id\/2026\/02\/25\/komisi-x-tinjau-sman-olahraga-sidoarjo-kurikulum-terintegrasi-dan-bina-atlet-berprestasi\/\">Komisi X Tinjau SMAN Olahraga Sidoarjo, Kurikulum Terintegrasi dan Bina Atlet Berprestasi<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Sumber catatan:&nbsp;<\/strong><a href=\"https:\/\/www.dpr.go.id\/kegiatan-dpr\/berita\/Komisi-X-Tinjau-SMAN-Olahraga-Sidoarjo-Kurikulum-Terintegrasi-dan-Bina-Atlet-Berprestasi-63546\"><strong>DPR<\/strong><\/a><strong>\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inside School &#8211; Selepas di hari pertama (23\/2\/2026) menyerap berbagai aspirasi para pemangku kepentingan dan masyarakat terkait di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Peovinsi Jawa Timur, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, bersama tim melakukan kunjungan kerja ke SMAN Olahraga (SMANOR) Sidoarjo, Jawa Timur, pada Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12263,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-12258","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12258","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12258"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12258\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12301,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12258\/revisions\/12301"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12258"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12258"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12258"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}