{"id":12902,"date":"2026-03-16T00:19:53","date_gmt":"2026-03-15T17:19:53","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/?p=12902"},"modified":"2026-03-16T00:19:58","modified_gmt":"2026-03-15T17:19:58","slug":"12902-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/12902-2\/","title":{"rendered":"Menulis Tanpa Beban dan Jangan Musuhi AI, Juga Jadi Cara Menjaga Kualitas Tulisan Siswa"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Inside School &#8211; <\/strong>SMPN 9 Kota Probolinggo memperkuat atau menjaga kualitas tulisan siswa melalui strategi yang sistematis dan terarah. <\/p>\n\n\n\n<p>Kepala sekolah menekankan bahwa tahap awal menulis bagi siswa harus bebas dari rasa takut, sehingga anak-anak dapat menulis tanpa khawatir salah atau benar. <\/p>\n\n\n\n<p>Filosofi ini diterapkan sebagai motivasi awal, dan setiap perkembangan siswa secara rutin dilaporkan kepada kepala sekolah untuk menjaga konsistensi dukungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah tahap awal motivasi, sekolah memberikan pelatihan yang lebih terstruktur melalui wakil kelas. <\/p>\n\n\n\n<p>Pelatihan ini mencakup sistematika menulis, etika menulis, dan pengawasan agar karya siswa bebas dari konten yang tidak pantas. <\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini memastikan setiap karya memiliki standar mutu yang jelas dan mendidik siswa untuk memahami tanggung jawab dalam menulis.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekolah juga menyesuaikan pendekatan menulis dengan era kecerdasan buatan. <\/p>\n\n\n\n<p>AI dianggap sebagai alat bantu atau teman, bukan musush atau pengganti kreativitas siswa. <\/p>\n\n\n\n<p>Anak-anak dibimbing agar menggunakan AI secara bijak, tetap mengedepankan gagasan sendiri, dan mengembangkan ide melalui bantuan AI tanpa kehilangan keaslian karya.<\/p>\n\n\n\n<p>Upaya menjaga keaslian tulisan juga diterapkan pada proyek autobiografi siswa. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap karya dilengkapi dengan foto dan data diri siswa untuk memastikan validitas bahwa karya benar-benar milik mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini menjadi penting untuk mencegah sepenuhnya ketergantungan pada AI atau menyalin karya orang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim editor sekolah, mayoritas guru bahasa Indonesia, bertugas menyeleksi setiap karya mulai dari judul, isi, hingga kesesuaian dengan kaidah penulisan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendekatan ini memastikan mutu tulisan tetap terjaga, sekaligus melatih siswa memahami teknik penulisan yang benar. <\/p>\n\n\n\n<p>Kolaborasi antara kepala sekolah, guru, dan editor menunjukkan bahwa pengembangan literasi produktif bisa dijalankan secara terstruktur, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Simak selengkapnya di tayangan berikut:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"INOVASI SMART GRUB SMPN 9 PROBOLINGGO SUDAH LEVEL NASIONAL\u2049\ufe0fBBPMP JATIM GEMPAR\u203c\ufe0f- PODCAST SPELAND\" width=\"1290\" height=\"726\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/-96wCloyNZQ?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>(Foto atau ilustrasi dipenuhi dari <a href=\"https:\/\/youtu.be\/-96wCloyNZQ?si=Hgnr2A-6-5o4cLPm\">You Tube SMPN 9 Kota Probolinggo<\/a>)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inside School &#8211; SMPN 9 Kota Probolinggo memperkuat atau menjaga kualitas tulisan siswa melalui strategi yang sistematis dan terarah. Kepala sekolah menekankan bahwa tahap awal menulis bagi siswa harus bebas dari rasa takut, sehingga anak-anak dapat menulis tanpa khawatir salah atau benar. Filosofi ini diterapkan sebagai motivasi awal, dan setiap perkembangan siswa secara rutin dilaporkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12932,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-12902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12902"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12909,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902\/revisions\/12909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}