{"id":13791,"date":"2026-05-13T07:43:01","date_gmt":"2026-05-13T00:43:01","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/?p=13791"},"modified":"2026-05-13T07:45:45","modified_gmt":"2026-05-13T00:45:45","slug":"13791-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/13791-2\/","title":{"rendered":"Pemerintah Kabupaten Ponorogo Tegaskan SPMB Bersih, Terbuka, Tanpa Diskriminasi"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kabar Daerah &#8211;<\/strong> Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 harus berjalan transparan, objektif, akuntabel serta bebas diskriminasi guna menjamin pemerataan layanan pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Senin, mengatakan, seluruh sekolah wajib memberikan pelayanan yang adil kepada setiap calon peserta didik tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeluruh calon peserta didik harus mendapatkan hak dan pelayanan yang sama. Tidak boleh ada diskriminasi dalam proses SPMB,\u201d kata Lisdyarita saat deklarasi pelaksanaan SPMB di Ponorogo.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut dia, deklarasi SPMB tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama untuk memperbaiki tata kelola penerimaan peserta didik agar lebih terbuka dan profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemkab Ponorogo juga meminta sekolah membuka akses informasi seluas-luasnya kepada masyarakat guna mencegah munculnya persoalan maupun aduan selama tahapan penerimaan siswa baru berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangan sampai ada laporan pelaksanaan yang tidak sesuai aturan. Semua proses harus terbuka,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Nurhadi Hanuri mengatakan seluruh sekolah diminta menjalankan SPMB sesuai prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, masyarakat dan wali murid berhak memperoleh informasi secara jelas terkait mekanisme, persyaratan hingga tahapan penerimaan siswa baru.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPelaksanaan SPMB harus objektif, transparan, akuntabel dan tidak boleh ada diskriminasi apapun,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Nurhadi menambahkan sekolah juga diminta responsif dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat selama proses penerimaan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSemua calon peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti SPMB,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Direpost dari <a href=\"https:\/\/jatim.antaranews.com\/berita\/1064992\/pemkab-ponorogo-tekankan-spmb-transparan-dan-bebas-diskriminasi\">Antara<\/a>\/Judul asli berita: Pemkab Ponorogo Tekankan SPMB Transparan dan Bebas Diskriminasi\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari <a href=\"https:\/\/jatim.antaranews.com\/berita\/1064992\/pemkab-ponorogo-tekankan-spmb-transparan-dan-bebas-diskriminasi\">Antara<\/a>)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabar Daerah &#8211; Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 harus berjalan transparan, objektif, akuntabel serta bebas diskriminasi guna menjamin pemerataan layanan pendidikan. Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Senin, mengatakan, seluruh sekolah wajib memberikan pelayanan yang adil kepada setiap calon peserta didik tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi. \u201cSeluruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13792,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-13791","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13791","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13791"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13795,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13791\/revisions\/13795"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}