{"id":15734,"date":"2026-08-11T12:35:26","date_gmt":"2026-08-11T05:35:26","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/?p=15734"},"modified":"2026-08-11T12:42:43","modified_gmt":"2026-08-11T05:42:43","slug":"15734-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/15734-2\/","title":{"rendered":"Ini Kata Mendikdasmen, 3 Aspek yang Wajib Dimiliki Generasi Indonesia Emas 2045 Saat Berkunjung ke Kabupaten Malang"},"content":{"rendered":"\n<p>Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi masa depan. <\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan tidak hanya berperan dalam mencerdaskan peserta didik, tetapi juga membentuk kemampuan, karakter, dan kesiapan mereka menghadapi perubahan zaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu&#8217;ti menegaskan bahwa upaya mencerdaskan kehidupan bangsa harus dilakukan melalui peningkatan layanan pendidikan yang bermutu. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, pendidikan berkualitas menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan Abdul Mu&#8217;ti saat memberikan materi pengajian sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung belajar di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada Minggu (9\/8\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu&#8217;ti menjelaskan bahwa generasi Indonesia yang unggul perlu memiliki tiga aspek utama. <\/p>\n\n\n\n<p>Aspek pertama adalah knowledge atau pengetahuan. <\/p>\n\n\n\n<p>Setiap generasi harus memiliki wawasan yang luas dan kemampuan memahami berbagai perkembangan ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aspek kedua adalah capable, yaitu kemampuan dan keterampilan untuk menghadapi berbagai tantangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, generasi masa depan tidak cukup hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmu yang dimiliki dalam kehidupan nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>Aspek ketiga adalah humble atau sikap rendah hati. Abdul Mu&#8217;ti menekankan bahwa kecerdasan dan keterampilan perlu berjalan bersama dengan akhlak yang baik. <\/p>\n\n\n\n<p>Karakter menjadi bagian penting agar generasi Indonesia mampu berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mencapai tujuan tersebut, layanan pendidikan yang diberikan kepada peserta didik harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. <\/p>\n\n\n\n<p>Lingkungan belajar yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Abdul Mu&#8217;ti menyampaikan bahwa pendidikan yang diberikan harus memenuhi prinsip ASRI, yaitu aman, sehat, resik, dan indah. <\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi telah menunjukkan dukungan terhadap prinsip tersebut melalui pembangunan gedung yang modern dengan tetap memperhatikan aspek ramah lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain infrastruktur fisik, peningkatan mutu pendidikan juga membutuhkan penguatan infrastruktur pedagogis. <\/p>\n\n\n\n<p>Aspek ini berkaitan dengan peningkatan kualifikasi, kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai bagian penting dalam keberhasilan pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan pembelajaran dari pendekatan yang dangkal menuju pembelajaran mendalam. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui proses pembelajaran yang lebih bermakna, peserta didik diharapkan mampu memahami konsep, berpikir kritis, dan mengembangkan kemampuan secara lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Penguatan pendidikan karakter juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Abdul Mu&#8217;ti menyampaikan pentingnya penguatan karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta penguatan ekosistem empat pusat pembelajaran, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, peningkatan mutu pendidikan juga membutuhkan dukungan infrastruktur legal berupa regulasi yang mendukung penyelenggaraan pendidikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai kebijakan seperti tes kemampuan akademik, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), dan regulasi lainnya menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendidikan yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan bermutu tidak hanya dibangun melalui pembangunan gedung sekolah, tetapi juga melalui penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kapasitas guru, pembentukan karakter peserta didik, serta dukungan kebijakan yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Melalui berbagai upaya tersebut, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi Indonesia yang memiliki pengetahuan luas, keterampilan kuat, dan karakter yang baik untuk menghadapi masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/suryamalang.tribunnews.com\/batu\/287262\/mendikdasmen-abdul-muti-kunjungi-museum-mega-science-center-dan-budaya-jatim-park-kota-batu\">Mendikdasmen Abdul Mu\u2019ti Kunjungi Museum Mega Science Center dan Budaya Jatim Park Kota Batu<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.kemendikdasmen.go.id\/siaran-pers\/15999-filosofi-memuliakan-murid-kunci-utama-dalam-aksi-pembelajaran-mendalam\">Filosofi Memuliakan Murid Kunci Utama dalam Aksi Pembelajaran Mendalam<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>(Sumber catatan: <a href=\"https:\/\/suryamalang.tribunnews.com\/malang-raya\/287268\/kunjungi-kabupaten-malang-mendikdasmen-abdul-muti-urai-strategi-wujudkan-generasi-indonesia-emas?page=2\">Surya Malang<\/a>\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari <a href=\"https:\/\/suryamalang.tribunnews.com\/malang-raya\/287268\/kunjungi-kabupaten-malang-mendikdasmen-abdul-muti-urai-strategi-wujudkan-generasi-indonesia-emas?page=2\">Surya Malang<\/a>)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi Indonesia menghadapi masa depan. Pendidikan tidak hanya berperan dalam mencerdaskan peserta didik, tetapi juga membentuk kemampuan, karakter, dan kesiapan mereka menghadapi perubahan zaman. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu&#8217;ti menegaskan bahwa upaya mencerdaskan kehidupan bangsa harus dilakukan melalui peningkatan layanan pendidikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15735,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-15734","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15734","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15734"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15734\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15741,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15734\/revisions\/15741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15735"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15734"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15734"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15734"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}