{"id":4216,"date":"2024-01-05T10:50:00","date_gmt":"2024-01-05T03:50:00","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/?p=4216"},"modified":"2025-02-12T10:54:44","modified_gmt":"2025-02-12T03:54:44","slug":"cara-mengatasi-konflik-anak-di-sekolah-tanpa-kehilangan-ketenangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/cara-mengatasi-konflik-anak-di-sekolah-tanpa-kehilangan-ketenangan\/","title":{"rendered":"Cara Mengatasi Konflik Anak di Sekolah Tanpa Kehilangan Ketenangan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Global Knowledge &#8211;<\/strong>&nbsp;Eveline Gan, seorang penulis, mencari solusi dengan seorang konselor untuk menangani masalah yang dihadapi olehnya dan anak perempuannya yang berusia 10 tahun, J.<\/p>\n\n\n\n<p>Semuanya dimulai dengan perubahan perilaku yang aneh: mood swings, keluhan sakit perut, dan rasa mual di pagi hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah episode menangis yang cukup mengharukan, Eveline sadar bahwa ada yang mengganggu anak perempuannya yang berusia 10 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cGuruku tidak suka padaku. Aku tidak ingin pergi ke sekolah,\u201d kata J setelah beberapa dorongan.<\/p>\n\n\n\n<p>Konflik, ketidaksepakatan, dan interaksi sosial sulit adalah bagian dari kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kadang-kadang, anak Eveline pulang dengan kesedihan setelah bertengkar dengan teman sekolahnya (\u201cSeseorang mengatakan gambarku jelek!\u201d) atau konflik yang lebih serius (\u201cJason mendorong dan menyebutku pecundang!\u201d).<\/p>\n\n\n\n<p>Ms. Celynn Chang, manajer di Pusat Intervensi Klinis Boys\u2019 Town, seorang konselor senior, mengatakan bahwa anak sering kesulitan mengatasi konflik sosial karena mereka belum punya ketrampilan untuk mengelola emosi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak perlu belajar mengatur emosi sebelum bisa menghadapi masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pekerjaannya, ia membekali anak-anak dengan alat yang diperlukan untuk menghadapi situasi sosial yang sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemampuan mengatasi konflik adalah keahlian yang perlu dimiliki setiap anak seumur hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menegaskan, ini bukan hanya untuk membangun hubungan positif yang penting untuk perkembangan sehat, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak-anak sering diminta melaporkan masalah kepada orang tua dan guru, tapi bagaimana jika anak mengalami masalah dengan guru? Dan apa yang seharusnya orang tua lakukan?<\/p>\n\n\n\n<p>Ms. Chang menjelaskan bahwa konflik dengan sosok otoritas bukan hal yang langka dan seringkali sulit bagi anak-anak untuk menyelesaikannya sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPendekatan menangani situasi seperti itu tergantung pada usia anak dan seberapa serius masalahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Anak usia remaja bisa diberi kesempatan untuk menyelesaikan konflik dengan bimbingan orang tua jika situasinya memanas. Anak usia sekolah dasar mungkin memerlukan bantuan lebih banyak.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Hindari Buat Kesimpulan Tergesa-gesa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai orang tua, kita sering kali ingin segera mengambil kesimpulan saat anak terlibat konflik.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi, tergantung pada kepribadian dan cara kita mendidik anak, kita mungkin cenderung mengabaikan keluhan anak atau langsung membela mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kasus J, keduanya tidak terlihat ideal.<\/p>\n\n\n\n<p>Meremehkan masalah anak akan meninggalkan masalah yang lebih besar mengingat sifat pendiam dan kecemasan sosialnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara menyalahkan guru sepenuhnya tidak selalu tepat saat ada konflik atau perbedaan pendapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah melalui berbagai wawancara sebagai penulis, Eveline menyadari bahwa setiap orang memiliki pandangan dan persepsi masing-masing terhadap kebenaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun ada kasus di mana salah satu pihak jelas salah, biasanya ada dua sisi cerita.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, Eveline mencoba memahami situasi dengan kepala dingin.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mencari Informasi Lebih Lanjut<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah anaknya mengatakan bahwa ia beberapa kali ditegur \u201ctanpa alasan\u201d oleh guru terkait pekerjaan rumah, Eveline menahan diri untuk tidak langsung menghubungi guru.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menahan emosi, Eveline bertanya kepada putrinya dengan pertanyaan terbuka: Kapan dan di mana kejadiannya? Guru menyebut pekerjaan rumah dan berkas apa? Apa yang sebenarnya dikatakan guru? Bagaimana kamu merespon guru?<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1080\" height=\"675\" src=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/momandaughh.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4219\" srcset=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/momandaughh.png 1080w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/momandaughh-300x188.png 300w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/momandaughh-1024x640.png 1024w, https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/momandaughh-768x480.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Itu memberi Eveline gambaran lebih jelas tentang situasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mendengarkan cerita anak juga membantu putrinya memahami apa yang terjadi dengan lebih tenang.<\/p>\n\n\n\n<p>Ms. Chang menekankan pentingnya mendapatkan informasi sebanyak mungkin dari anak sebelum menghubungi guru.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMeskipun keluhan anak terhadap guru bisa sah, kadang-kadang masalahnya bisa ada pada gaya mengajar guru, yang menyebabkan konflik,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menyarankan agar orang tua tidak merendahkan otoritas guru meskipun ada perasaan negatif.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mencari Kesamaan Pendapat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Meski telah memberikan saran, Eveline tidak bisa membantu anaknya mengatasi kecemasan dan ketakutannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Penolakan untuk pergi ke sekolah semakin parah, sehingga Eveline memutuskan untuk berbicara dengan gurunya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata, ada serangkaian kesalahpahaman antara guru dan putrinya, yang mengalami kesulitan mengejar ketertinggalan tugas sekolah setelah absen karena sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, guru tidak tahu bahwa anak Eveline yang pendiam sedang mengalami kesulitan dan sangat takut padanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sang guru pun meminta maaf atas kekacauan yang terjadi dan berterima kasih atas penjelasan yang diberikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari pihak Eveline, ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada guru, dan berjanji akan membantu anaknya untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan manajemen waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ms. Chang menekankan pentingnya orang dewasa sebagai contoh bagi anak dalam menyelesaikan situasi sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Daripada memulai percakapan secara menuduh, ia menyarankan agar orang tua mencari masukan dari guru tentang anak mereka sebelum menyatakan kekhawatiran mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJangan gunakan pernyataan \u2018kamu\u2019 (contohnya, \u2018anak saya bilang kamu tidak menyukainya\u2019) karena akan terasa menyalahkan,\u201d saran Ms. Chang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kontak teratur dengan guru juga akan membantu pemahaman dan komunikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika guru memberikan perhatian lebih kepada anakmu, luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih kepadanya,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Melibatkan kepala sekolah sebagai pihak ketiga untuk mengevaluasi situasi bisa jadi langkah terakhir jika tidak ada perbaikan atau respons.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah percakapan telepon, sang guru berbicara dengan putri Eveline keesokan harinya untuk mengklarifikasi kesalahpahaman dan menenangkan pikirannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Eveline sangat berterima kasih atas usaha ekstra yang ia lakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang terpenting, Eveline merasa lega bahwa ia tidak terburu-buru mengambil keputusan dan memihak pada salah satu pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>Putri Eveline masih belajar mengelola emosi dan belajar cara menangani konflik.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, pelajaran penting yang ia dapatkan dari peristiwa ini adalah bahwa berbicara akan menyelesaikan masalah, sementara membiarkan emosi negatif berkembang hanya akan menyakitinya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips untuk Membantu Anak Mengatasi Konflik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ms. Celynn Chang, seorang konselor senior, membagikan beberapa tips tentang cara membantu anak mengatasi konflik:<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Kenali dan Pahami Emosi Mereka<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Gunakan alat visual yang menunjukkan berbagai ekspresi wajah untuk membantu anak mengidentifikasi emosi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, \u201ctermometer perasaan\u201d bisa membantu anak mengukur intensitas emosi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika emosi sedang tinggi, ajarkan mereka cara meredakannya dengan cara seperti bernapas dalam-dalam atau menghitung.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Komunikasi yang Efektif<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Ajarkan anak menggunakan pernyataan \u201csaya\u201d daripada \u201ckamu\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, \u201cSaya merasa kesal karena pensil saya diambil tanpa izin\u201d daripada \u201cKamu mengambil pensil saya tanpa izin\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Berperan sebagai percakapan sulit juga bisa membantu anak untuk siap menghadapi konflik.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Temukan Akar Masalah<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Anak mungkin butuh bantuan untuk mengetahui apa yang mengganggu mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Diskusikan dengan mereka kemungkinan situasi konflik saat berinteraksi dengan teman atau guru.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengetahui sumber konflik akan mempermudah penyelesaiannya.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Keterampilan Menyelesaikan Masalah<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Ajak anak mencari beberapa solusi untuk menyelesaikan masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Diskusikan kelebihan dan kekurangan dari setiap solusi sebelum memutuskan solusi terbaik.&nbsp;<strong>(<a href=\"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/jelita\/cara-mengatasi-konflik-anak-di-sekolah-tanpa-kehilangan-ketenangan\/\">Jelita (Jendela Literasi Kita)<\/a><\/strong><strong>\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Global Knowledge &#8211;&nbsp;Eveline Gan, seorang penulis, mencari solusi dengan seorang konselor untuk menangani masalah yang dihadapi olehnya dan anak perempuannya yang berusia 10 tahun, J. Semuanya dimulai dengan perubahan perilaku yang aneh: mood swings, keluhan sakit perut, dan rasa mual di pagi hari. Setelah episode menangis yang cukup mengharukan, Eveline sadar bahwa ada yang mengganggu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4218,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4216","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4216"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4220,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions\/4220"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}