{"id":9339,"date":"2025-10-02T09:25:37","date_gmt":"2025-10-02T02:25:37","guid":{"rendered":"https:\/\/bbpmpjatim.kemdikbud.go.id\/main\/?p=9339"},"modified":"2025-10-02T10:02:33","modified_gmt":"2025-10-02T03:02:33","slug":"9339-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/9339-2\/","title":{"rendered":"Sebelum 5 Oktober, Mapel Pilihan TKA Bisa Diganti. Yuk, Diskusikan dengan Orang Tua dan Guru BK"},"content":{"rendered":"\n<p>Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA\/sederajat yang masih dibuka hingga 5 Oktober 2025 menjadi momen penting bagi siswa untuk memastikan mereka memilih mata pelajaran (mapel) yang tepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, sempat diperbincangkan isu tentang keterbatasan fasilitas komputer dan laptop di beberapa sekolah, namun kini fokusnya beralih pada pemilihan mapel yang tepat dalam TKA. <\/p>\n\n\n\n<p>Siswa diberi kesempatan untuk mengganti mapel pilihan mereka sebelum batas waktu pendaftaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Kemendikdasmen, Handaru Catu Bagus, mengingatkan bahwa jika siswa merasa salah memilih mapel pilihan, mereka bisa mengubahnya sebelum 5 Oktober.<\/p>\n\n\n\n<p>Indyah Hayu Ariyanti dari Tim Penilaian dan Pembelajaran Kemendikdasmen di webinar lain menyampaikan bahwa perubahan mapel ini harus dilakukan melalui sekolah dengan persetujuan orang tua. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal tadi sejalan dengan prosedur yang sudah ditentukan dalam Tata Cara Pendaftaran dan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan TKA. <\/p>\n\n\n\n<p>Perubahan tidak akan bisa dilakukan setelah penutupan sistem dan terbitnya Daftar Nominasi Tetap. Ini menunjukkan betapa pentingnya siswa dan orang tua memeriksa pilihan mapel dengan hati-hati sebelum waktu yang ditentukan berakhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Memilih mata pelajaran untuk TKA bukanlah hal yang sepele. Ada beberapa prinsip yang perlu dipertimbangkan agar pilihan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. <\/p>\n\n\n\n<p>Pertama, siswa disarankan untuk memeriksa rapor mereka. Mapel yang sudah mereka pelajari selama tiga tahun di SMA, yaitu pada kelas 10, 11, dan 12, harus menjadi prioritas utama. Hal ini dikarenakan TKA akan berfungsi sebagai validator nilai rapor, sehingga memilih mapel yang sudah dipelajari dengan baik akan memberikan hasil yang maksimal.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, siswa perlu mencocokkan pilihan mapel dengan program studi (prodi) yang ingin mereka masuki. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini berarti mereka harus mempertimbangkan mapel yang menjadi pendukung bagi prodi yang mereka pilih, sebagaimana dijelaskan dalam Kepmendikdasmen 102\/2025 tentang daftar mapel pendukung prodi SNBP. <\/p>\n\n\n\n<p>Bagi siswa yang masih bingung, mereka disarankan untuk berkonsultasi dengan guru Bimbingan Konseling (BK) agar pilihan mereka tetap membuka banyak opsi prodi.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hal menarik dalam TKA adalah bahwa pemilihan mapel bisa dilakukan lintas rumpun. Misalnya, siswa yang mengambil Fisika dan Ekonomi dapat memilih kedua mapel tersebut, meskipun satu berasal dari rumpun IPA dan satunya lagi dari rumpun IPS. <\/p>\n\n\n\n<p>Yang penting adalah kedua mapel tersebut sudah pernah dipelajari dan tercatat di rapor serta relevan dengan prodi yang ingin diambil. Hal ini menunjukkan bahwa TKA lebih fokus pada mapel konkret yang sudah dipelajari siswa, tanpa terikat pada label jurusan IPA atau IPS yang seringkali membatasi pilihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, siswa juga perlu hati-hati dalam memilih mapel yang mirip. Jika siswa pernah mengambil Matematika Peminatan dan mapel ini tercatat di rapor, mereka bisa memilih Matematika Tingkat Lanjut pada TKA. <\/p>\n\n\n\n<p>Begitu pula dengan Matematika Wajib yang tercantum di rapor, siswa bisa memilih Matematika dalam ujian TKA. Ini memberi fleksibilitas bagi siswa untuk memilih mapel yang sesuai dengan apa yang sudah mereka pelajari sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk siswa jurusan IPA, pilihan mapel untuk TKA juga tidak terbatas pada mapel IPA saja. Siswa dari jurusan IPA pun bisa memilih mapel seperti Sosiologi atau Sejarah jika mereka ingin mendaftar prodi Hukum. <\/p>\n\n\n\n<p>Syaratnya, mapel tersebut harus sudah diambil selama kelas 10 hingga 12 dan tercantum dalam rapor mereka. Ini membuka peluang bagi siswa IPA yang memiliki minat di bidang sosial untuk mengeksplorasi pilihan prodi yang lebih beragam.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu juga bagi siswa SMK yang ingin melanjutkan ke prodi Teknik. Mereka bisa memilih mapel seperti Projek\/Produk Kreatif dan Kewirausahaan, Matematika Tingkat Lanjut, atau Fisika yang sesuai dengan prodi teknik yang diinginkan. <\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun mapel kejuruan tidak diuji dalam TKA, nilai rapor siswa pada mapel dasar keahlian dan konsentrasi keahlian akan tetap diperhitungkan dalam proses seleksi SNBP.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, siswa harus menghindari memilih mapel pilihan yang tidak tercantum di rapor mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun siswa bisa belajar mandiri, memilih mapel yang tidak pernah diajarkan di sekolah dan tidak tercatat di rapor akan menjadi masalah, karena seleksi SNBP menggunakan nilai rapor selama lima semester sebagai salah satu komponen utama. <\/p>\n\n\n\n<p>TKA sendiri berfungsi sebagai validator nilai rapor, bukan untuk menguji mapel yang belum dipelajari siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk diingat bahwa pemilihan mapel untuk TKA ini tidak hanya berdampak pada hasil ujian, tetapi juga menentukan peluang siswa untuk diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP. Oleh karena itu, siswa perlu berpikir matang sebelum memilih mapel yang akan diuji. <\/p>\n\n\n\n<p>Pilihan yang tepat tidak hanya akan membantu mereka mendapatkan hasil terbaik di TKA, tetapi juga membuka lebih banyak peluang untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari segi teknis, kemudahan dalam memilih dan mengganti mapel pilihan selama periode pendaftaran memberikan kesempatan bagi siswa untuk melakukan penyesuaian jika mereka merasa tidak yakin dengan pilihan awal. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal di atas adalah langkah yang baik untuk memastikan bahwa pilihan yang diambil memang yang terbaik, baik dari segi kemampuan akademik maupun minat siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi siswa yang masih merasa bingung, peran guru BK sangat penting. Guru BK dapat memberikan masukan yang objektif mengenai mapel mana yang sebaiknya dipilih berdasarkan performa rapor dan prodi yang ingin dilamar. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, guru BK juga bisa membantu siswa mempertimbangkan potensi tantangan yang mungkin muncul jika memilih mapel yang tidak dikuasai sepenuhnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya, pemilihan mapel untuk TKA adalah keputusan penting yang memengaruhi langkah awal siswa dalam dunia pendidikan tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan informasi yang jelas dan proses yang transparan, diharapkan siswa bisa membuat pilihan yang tepat dan memperoleh hasil terbaik. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini bukan hanya soal memilih mapel, tetapi juga tentang merencanakan masa depan mereka dengan bijak, mempersiapkan diri untuk tantangan akademik di perguruan tinggi, dan menavigasi berbagai pilihan prodi yang sesuai dengan potensi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun terdapat berbagai pertimbangan dalam memilih mapel, satu hal yang pasti adalah pentingnya perencanaan dan bimbingan dalam membuat keputusan ini. Dengan bimbingan yang tepat, siswa dapat memastikan bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai cita-cita pendidikan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memilih mapel yang sesuai dengan kemampuan dan minat, serta memanfaatkan saran dari guru BK, mereka akan lebih siap menghadapi ujian dan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan percaya diri.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Kupas Tuntas TKA: Bekal Cerdas untuk #TemanSMA\" width=\"1290\" height=\"726\" data-src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/uYcJDhjhgYc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" data-load-mode=\"1\"><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Tanya SMA episode Tes Kemampuan Akademik\" width=\"1290\" height=\"726\" data-src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/A4o-KDaxM2Q?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen src=\"data:image\/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==\" class=\"lazyload\" data-load-mode=\"1\"><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>(Sumber catatan dipenuhi dari <a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/live\/uYcJDhjhgYc?si=eOL7-OXPlm5MaDWF\">Kupas Tuntas TKA: Bekal Cerdas untuk #TemanSMA<\/a> dan <a href=\"https:\/\/youtu.be\/A4o-KDaxM2Q?si=vgV06E2UIWwMPRe6\">Tanya SMA Episode TKA<\/a>\/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA\/sederajat yang masih dibuka hingga 5 Oktober 2025 menjadi momen penting bagi siswa untuk memastikan mereka memilih mata pelajaran (mapel) yang tepat. Sebelumnya, sempat diperbincangkan isu tentang keterbatasan fasilitas komputer dan laptop di beberapa sekolah, namun kini fokusnya beralih pada pemilihan mapel yang tepat dalam TKA. Siswa diberi kesempatan untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9345,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-9339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9339"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9347,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9339\/revisions\/9347"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9345"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bbpmpjatim.kemendikdasmen.go.id\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}