Kemendikdasmen Raih Prestasi Gemilang dengan Predikat Menuju WBBM dan ZI WBK untuk BBPMP Jatim dan 18 Unit Kerja Lainnya

Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur akhirnya berhasil meraih predikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi Kemendikdasmen yang tahun ini berhasil mencatatkan hasil luar biasa. Selain BBPMP Jatim, sebanyak 18 unit kerja lainnya dari Kemendikdasmen juga berhasil meraih predikat Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan WBBM.

Dari total 19 unit kerja Kemendikdasmen, lima di antaranya memperoleh predikat menuju WBBM, sedangkan 14 unit kerja berhasil meraih predikat menuju WBK.

Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 137,5% dibandingkan tahun sebelumnya, di mana hanya ada satu unit kerja yang berhasil meraih predikat WBBM dan delapan unit kerja yang mencapai predikat WBK.

Angka di atas tadi mencerminkan progres yang sangat berarti dalam implementasi reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Proses evaluasi ini dilakukan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) yang berasal dari KemenPANRB, yang menilai aspek-aspek perbaikan tata kelola, peningkatan integritas, dan kualitas pelayanan publik.

Hasil penilaian tahun ini menegaskan bahwa Kemendikdasmen telah menunjukkan akselerasi dalam pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah berjalan dengan konsisten dan bertujuan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa sistem pemerintahan yang transparan dan bebas dari korupsi dapat diwujudkan dengan kerja keras dan komitmen bersama.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian yang diraih oleh 19 unit kerja.

Menurutnya, predikat yang didapat bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi keputusan bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan terpercaya.

Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan pendorong bagi unit kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjalankan tata kelola yang baik.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, juga memberikan penghargaan kepada unit kerja yang berhasil meraih predikat ZI menuju WBK/WBBM.

Ia berharap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi unit kerja lain untuk terus berupaya memperbaiki sistem birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik di Indonesia.

Melalui penghargaan ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa integritas dan profesionalisme dapat menjadi budaya yang diterapkan di semua lini pemerintahan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

Capaian ini juga sejalan dengan semangat Kemendikdasmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh Indonesia.

Melalui upaya penguatan integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang lebih baik, Kemendikdasmen berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap kualitas pendidikan di Indonesia, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih bersih dan melayani.

Dengan demikian, pendidikan yang berkualitas dan berintegritas dapat terus berkembang di seluruh daerah, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan generasi masa depan kita.

Berikut 4 unit kerja selain BBPMP Jatim, yang juga berhasil meraih Predikat Menuju WBBM, yaitu 1. Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik, 2. Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Seni dan Budaya, 3. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, dan 4. Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia.

Serta, 14 unit kerja yang meraih predikat ZI Menuju WBK, yaitu 1. Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat; 2. Balai Bahasa Provinsi Maluku; 3. Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan; 4. Direktorat Guru Pendidikan Dasar; 5. Balai Bahasa Provinsi Jambi; 6. Balai Bahasa Provinsi Lampung; 7. Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara; 8. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi D.I. Yogyakarta; 9. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat; 10. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah; 11. Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Sumatera Utara; 12. Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan; 13. Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau; serta 14. Pusat Penguatan Karakter.

(Sumber catatan: Kemendikdasmen/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Jatim)

Bagikan Tulisan
Skip to content