Disdik Tulungagung Ajukan lagi Revitalisasi Sekolah, Fokus ke Perbaikan Ruang Kelas dan Bagian Bangunan Sudah yang Usang

Kabar Daerah – Pemerintah Indonesia melalui Kemendikdasmen di Program Revitalisasi Satuan Pendidikan terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan di tanah air, terutama melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah.

Di tengah upaya besar ini, sejumlah daerah, termasuk di Jawa Timur, mulai merasakan dampaknya.

Program revitalisasi, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kenyamanan dan keamanan ruang belajar, memberikan angin segar bagi banyak sekolah.

Dengan adanya fasilitas yang lebih layak, proses pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas yang nyaman, tentu akan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih optimal.

Termasuk sekolah-sekolah di Tulungagung.

Merasakan dampak positif dari program tadi, melalui Dinas Pendidikannya, kabupaten ini mengusulkan lagi revitalisasi untuk 392 bangunan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) kepada pemerintah pusat tahun ini.

Permintaan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk memperbaiki bangunan-bangunan sekolah yang sebagian besar sudah cukup tua dan bahkan belum pernah tersentuh program revitalisasi sebelumnya.

Sukowinarno, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, menjelaskan bahwa usulan tersebut meliputi 366 SD dan 26 SMP yang tersebar di seluruh wilayah Tulungagung, dari perkotaan hingga daerah pinggiran.

Usulan revitalisasi ini bukanlah sebuah pembangunan total, melainkan lebih kepada perbaikan ruang kelas dan bagian bangunan yang sudah usang agar kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa berjalan lebih aman dan nyaman.

Memang, revitalisasi ini memberikan dampak langsung yang sangat terasa di lapangan, namun, Sukowinarno juga menyadari bahwa anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk melakukan perbaikan sarana pendidikan sangat terbatas.

Setiap tahunnya, anggaran yang dialokasikan hanya sekitar Rp4 miliar, yang jelas tidak cukup untuk mengakomodasi semua kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana sekolah di kabupaten ini.

Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Tulungagung mengajukan proposal kepada pemerintah pusat agar mendapatkan tambahan dana revitalisasi.

Pada tahun 2025, Kabupaten Tulungagung hanya menerima bantuan revitalisasi untuk lima bangunan SD, yang dinilai masih sangat minim dibandingkan dengan banyaknya sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Hal di atas tersebut tentu menjadi tantangan bagi Dinas Pendidikan Tulungagung dalam upayanya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Meski demikian, pihak Dinas Pendidikan Tulungagung tetap optimis dan realistis.

Mereka memahami, tidak semua usulan yang diajukan akan diterima, namun mereka berharap ada tambahan kuota revitalisasi yang bisa dimanfaatkan pada tahun ini atau 2027.

Proses verifikasi dan kajian teknis yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat menjadi langkah penting dalam menentukan sekolah-sekolah mana saja yang akan menerima bantuan revitalisasi.

Pendataan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Tulungagung juga menjadi landasan yang sangat penting dalam pengajuan usulan ini.

Setiap bangunan yang diusulkan telah melalui pemetaan berdasarkan tingkat kerusakan, sehingga prioritas perbaikan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Keterbatasan anggaran dan sumber daya memang menjadi kendala besar bagi banyak daerah yang ingin melakukan perbaikan sarana pendidikan. Namun, semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tetap tinggi.

Dengan adanya program revitalisasi ini, setidaknya memberikan harapan baru bagi banyak sekolah di daerah yang membutuhkan perhatian.

Layak untuk diakui, program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik, meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Revitalisasi di era Presiden Prabowo ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif dan mendukung perkembangan mereka secara optimal.

(Sumber catatan: Antara/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Bagikan Tulisan
Skip to content