Pada 23 Februari 2026, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur menerima kunjungan kerja dari Komisi X DPR RI.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Kegiatan yang dilakukan selama masa reses anggota DPR, bertujuan untuk menyerap aspirasi, melakukan pengawasan, dan memperkuat hubungan antara legislatif dan konstituen dalam perumusan kebijakan nasional.
Ini menjadi momentum penting bagi anggota DPR untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat serta memastikan akuntabilitas dalam setiap kebijakan yang dijalankan.
Diskusi terbuka yang berlangsung di Gedung Graha Bung Karno tersebut membuka peluang untuk mendalami capaian berbagai program pendidikan yang telah dilaksanakan.
Para perwakilan dari stakeholder terkait, termasuk pemerintah pusat dan daerah, berbagi ide serta gagasan yang dapat memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kebijakan yang berdampak luas dan berkelanjutan.
Forum tersebut juga menjadi wadah yang strategis untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang dapat mempengaruhi perumusan kebijakan pendidikan nasional.
Salah satu hasil dari Rapat Intern pada 13 Januari 2026, mengungkapkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus dalam kunjungan kerja Komisi X DPR RI di kunjungannya kali ini di Jawa Timur.
Di antaranya adalah program revitalisasi sekolah dan Dana Alokasi Khusus (DAK), tindak lanjut dari Putusan MK Nomor 3/PUUXXII/2024 tentang pendidikan dasar gratis, serta pembahasan tentang kebijakan wajib belajar 13 tahun.
Isu-isu tersebut menjadi bagian dari agenda besar untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia, serta memastikan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Namun, diskusi tersebut tidak hanya terbatas pada isu pendidikan.
Komisi X juga membahas berbagai isu lain yang berhubungan dengan kebudayaan, riset dan teknologi, pemuda dan olahraga, perpustakaan, serta statistik.
Melalui kunjungan ini ada 3 tujuan utama yang diharapkan,
Pertama, menyerap masukan-masukan dari masyarakat yang akan digunakan sebagai bahan evaluasi kebijakan pemerintah.
Kedua, mendapat data-data faktual terkait pendidikan, kebudayaan, dan sektor lainnya yang sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ketiga, mengidentifikasi dan memantau implementasi rekomendasi yang telah diberikan oleh Panja Pengawasan Komisi X DPR RI sebelumnya.
Setiap kendala atau permasalahan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pengambilan keputusan selanjutnya.
Hal di atas tersebut menjadi bagian dari proses penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dibuat tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga efektif dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pada hari kedua, Komisi X DPR RI melanjutkan kunjungan lapangannya ke SMAN Olahraga Sidoarjo, yang menjadi salah satu contoh implementasi kebijakan pendidikan di tingkat sekolah.
Kunjungan akan memberikan gambaran langsung mengenai bagaimana program-program pendidikan dilaksanakan di lapangan, serta tantangan yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen DPR RI untuk terus mengawal dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bila dikerucutkan ke bidang pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah, kunjungan kerja Komisi X DPR RI ke BBPMP Jawa Timur ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik.
Melalui pengawasan, koordinasi yang erat, dan penerimaan aspirasi dari semua pihak, diharapkan kebijakan pendidikan yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran, berdampak luas, dan berkelanjutan.
Kunjungan ini juga menunjukkan bahwa pengambilan kebijakan pendidikan harus melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan.
(Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)




