Bimtek Digitalisasi Pembelajaran Dorong Guru PAUD Jadi Penggerak Literasi dan Teknologi

Digitalisasi Pembelajaran – Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran untuk jenjang PAUD tahun anggaran 2026 Gelombang 2 di Kabupaten/Kota di Jawa Timur pada 9 hingga 11 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar di tingkat pendidikan anak usia dini.

Kepala BBPMP Jawa Timur, Praptono yang hadir langsung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, memberikan arahan kepada para peserta yang berasal dari unsur guru PAUD.

Praptono menekankan pentingnya pemahaman kebijakan digitalisasi sebagai landasan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi di setiap satuan pendidikan.

Selain memahami kebijakan, bimbingan teknis ini membekali guru dengan keterampilan menggunakan Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP).

Perangkat ini memungkinkan guru menyelenggarakan pembelajaran interaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada keterlibatan aktif peserta didik, sehingga setiap anak dapat belajar lebih maksimal.

Peserta juga diberi pengetahuan mengenai pemanfaatan ruang murid digital serta pengembangan bahan ajar interaktif yang mendukung pembelajaran kontekstual sesuai kebutuhan anak.

Pendekatan ini memastikan bahwa digitalisasi pembelajaran tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga relevan dengan pengalaman belajar dan perkembangan peserta didik.

Bimbingan teknis ini turut menekankan kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran dan asesmen berbasis digital secara sistematis dan terintegrasi.

Harapannya, guru tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu membagikan pengetahuan dan keterampilan ini kepada satuan pendidikan lain, sehingga efek pembelajaran digital dapat meluas secara signifikan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Hary Tjahjono, yang menekankan pentingnya setiap peserta mengikuti bimbingan teknis dengan serius.

Karena keterbatasan ruang dan anggaran, hanya sebagian guru yang diundang, sehingga kesempatan belajar ini menjadi tanggung jawab besar untuk diaplikasikan dan disebarkan di sekolah lain sesuai arahan Kepala BBPMP Jawa Timur.

Bimbingan teknis ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam mempersiapkan guru PAUD yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.

Dengan kompetensi digital yang meningkat, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan mendukung perkembangan kognitif maupun sosial emosional anak sejak usia dini.

(Penulis: Dadang Wahyu Hendratmoko/Editor: Bagus Priambodo/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Bagikan Tulisan
Skip to content