Pembelajaran Kelas Rangkap – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Gogot Suharwoto menyebut persoalan kekurangan guru dan minimnya jumlah murid memang banyak terjadi di wilayah terpencil Indonesia. Pembelajaran kelas rangkap dapat menjadi solusi strategis apabila diterapkan dengan pemetaan kebutuhan yang tepat.
“Kelas rangkap bisa menjadi solusi mengatasi hal tersebut dengan strategi yang tepat. Sebelum pelaksanaan kelas rangkap, perlu ada pemetaan di daerah-daerah untuk melihat kebutuhan guru dan kelas rangkap dapat diterapkan,” ujarnya di forum advokasi kebijakan penyelenggaraan pembelajaran kelas rangkap tingkat nasional pada Jum’at dan Sabtu (22–23/5/2026) di Kantor BBPMP Provinsi Jawa Timur.
Gogot juga memberikan apresiasi terhadap dukungan Program INOVASI dalam membantu pemerintah mengembangkan solusi pendidikan bagi sekolah-sekolah kecil di daerah terpencil. Kecamatan Sukapura di Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu tempat terbaik untuk mempelajari implementasi pembelajaran kelas rangkap di Indonesia.
“Saya mengapresiasi dukungan INOVASI-Kemitraan Indonesia dan Australia di bidang pendidikan dalam upaya membantu pemerintah mengatasi sekolah-sekolah yang kekurangan guru. Kecamatan Sukapura di Kabupaten Probolinggo adalah tempat yang tepat untuk belajar implementasi kelas rangkap,” tegasnya.
Kolaborasi antara BBPMP Provinsi Jawa Timur dan Program INOVASI diharapkan mampu memperkuat jejaring advokasi pendidikan tingkat nasional sekaligus mempercepat penyebarluasan pembelajaran kelas rangkap sebagai solusi pendidikan inklusif dan kontekstual di berbagai daerah Indonesia.
Melalui sinergi antar pemangku kepentingan, pembelajaran kelas rangkap diharapkan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan nasional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan sumber daya pendidikan.
(Direpost dari Website Pemkab Probolinggo/Judul asli berita: Sukses Diterapkan di Kabupaten Probolinggo, BBPMP Jatim dan INOVASI Perkuat Advokasi Kebijakan Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkat Nasional/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)




