Begini Strateginya agar Bantuan Revitalisasi Diterima Sekolah yang Benar-benar Membutuhkan

Podcast Beraksi (Berbagi Konten Edukasi) – Praptono, Kepala BBPMP Jawa Timur, menjelaskan secara rinci peran penting Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dalam program revitalisasi sekolah yang digulirkan oleh Kemendikdasmen.

Menurutnya, Dapodik tidak hanya sebagai sistem pencatat data statis, tetapi juga sebagai alat dinamis yang memungkinkan pembaruan data secara harian. Hal ini memungkinkan setiap perubahan yang terjadi, seperti kerusakan sarana dan prasarana akibat bencana alam, langsung tercatat dan diproses dalam sistem dalam waktu 2×24 jam.

Bagi Praptono, ini menjadi langkah awal yang sangat penting dalam memastikan data yang valid dan akurat sebelum melangkah ke tahapan berikutnya dalam proses revitalisasi.

Sistem ini memberikan kesempatan bagi setiap satuan pendidikan untuk selalu memperbarui data kondisi terkini.

Praptono menegaskan, Dapodik bukan hanya mencatat kondisi fisik sekolah, tetapi juga menjadi dasar yang digunakan untuk mengusulkan calon penerima bantuan revitalisasi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa prosesnya tidak berhenti di sana.

Setelah data dimasukkan dalam Dapodik, sekolah masih harus menjalani proses verifikasi dan validasi lapangan untuk memastikan bahwa data tersebut benar-benar sesuai dengan kenyataan.

Verifikasi ini akan menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan disalurkan dengan tepat kepada sekolah yang benar-benar membutuhkan.

Namun, tidak semua hal berjalan mulus.

Praptono mengungkapkan, meskipun sebuah sekolah telah terdaftar sebagai calon penerima bantuan, jika data yang diberikan ternyata tidak valid atau terjadi perubahan kondisi yang tidak tercatat, maka sekolah tersebut berisiko batal mendapatkan bantuan.

Sebaliknya, jika sebuah sekolah mengalami kerusakan mendadak yang tidak tercatat pada Dapodik sebelumnya, seperti halnya bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah, Praptono memastikan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk mengakomodasi kebutuhan mendesak tersebut.

Proses ini menjadi tantangan tersendiri, namun BPPMP Jawa Timur berkomitmen untuk mengadvokasi dan membantu agar alokasi anggaran dapat tetap disalurkan ke sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan mendesak.

Melalui pendekatan yang berbasis pada data yang valid dan terperbarui, BPPMP berperan aktif dalam memastikan bantuan sampai ke sekolah yang membutuhkan.

Praptono mengingatkan bahwa, meskipun ada tantangan yang dihadapi, sekolah-sekolah tidak boleh patah semangat dalam mengajukan permohonan bantuan. Kunci utama adalah keakuratan dan kelengkapan data yang tercatat dalam Dapodik.

Praptono berharap, dengan adanya sistem ini, tidak ada sekolah yang terlewat atau gagal mendapatkan bantuan akibat data yang tidak akurat.

Praptono juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, dinas pendidikan, dan BBPMP Jawa Timur dalam menjaga kelancaran proses revitalisasi.

Jika sebuah sekolah mengalami kendala dalam proses administrasi atau dokumen, BPPMP siap untuk menjadi mitra dan membantu agar kendala tersebut bisa diatasi. Dari sekadar memastikan data terkini hingga mendampingi dalam pengajuan dokumen, BBPMP berkomitmen untuk menjadi pendamping setia sekolah-sekolah di Jawa Timur.

Pentingnya sistem ini sangat terlihat pada saat terjadi bencana alam, seperti yang baru-baru ini terjadi di Bali, di mana sekolah-sekolah terdampak banjir dan kerusakan.

BPPMP Jawa Timur memastikan bahwa setiap permasalahan yang bersifat mendesak dan urgen seperti yang terjadi di Bali akan mendapatkan perhatian khusus, dan jika dibutuhkan, alokasi anggaran untuk perbaikan sarana dan prasarana bisa disalurkan meskipun tidak melalui jalur DAK atau program revitalisasi.

Hal ini menunjukkan bahwa BPPMP Jawa Timur tidak hanya fokus pada proses administratif, tetapi juga memastikan respons cepat terhadap kebutuhan mendesak yang dihadapi oleh sekolah-sekolah.

Dengan semangat untuk terus mendukung dunia pendidikan di Jawa Timur, Praptono menegaskan bahwa BPPMP akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa program revitalisasi sekolah berjalan sesuai rencana.

Melalui pendekatan yang berbasis pada data yang valid dan kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan kualitas pendidikan di Jawa Timur semakin meningkat, dan setiap sekolah dapat mendapatkan fasilitas yang lebih baik untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih berkualitas.

(Foto atau ilustrasi dipenuhi dari You Tube BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Bagikan Tulisan
Skip to content