Bangunan yang Lebih Kuat dan UKS Baru di SD Negeri Sukorejo 02 Siap Dipakai untuk Jangka Panjang

Revitalisasi Sekolah – SD Negeri Sukorejo 02, Kabupaten Jember yang terletak di sebuah desa, mengalami perubahan signifikan setelah mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah.

Kepala sekolah, Ririn Husniyah, menceritakan bagaimana kondisi bangunan sekolah sebelum revitalisasi sangat memprihatinkan.

Banyak bagian bangunan yang mulai rusak, seperti reng yang keropos dan tembok yang mengelupas.

Namun, dengan adanya perbaikan tersebut, sekolah kini memiliki tiga ruang kelas yang lebih baik, ruang administrasi yang lebih nyaman, serta ruang perpustakaan yang lebih representatif.

Selain itu, fasilitas Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang sebelumnya tidak ada, kini telah dibangun untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi para siswa.

Sebelumnya, ketika ada siswa yang sakit, mereka terpaksa beristirahat di perpustakaan atau ruang guru karena tidak adanya tempat khusus untuk penanganan kesehatan.

Dengan adanya UKS yang baru dibangun, kini sekolah memiliki fasilitas yang memadai untuk merawat siswa yang membutuhkan perawatan kesehatan ringan.

Ririn menekankan bahwa revitalisasi ini bukan hanya soal perbaikan fisik bangunan, tetapi juga soal menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih nyaman bagi siswa untuk belajar.

Menurutnya, hasil revitalisasi ini sangat luar biasa, karena bangunan yang dicat ulang dan diperbaiki kini tampak lebih kokoh dan siap digunakan untuk jangka panjang.

Proses revitalisasi yang melibatkan mekanisme swakelola juga diapresiasi oleh Ririn, karena pihak sekolah terlibat langsung dalam setiap tahap pembangunan.

Ia merasa bertanggung jawab penuh terhadap kualitas dan kekuatan bangunan yang dibangun.

Kepercayaan yang diberikan kepada pihak sekolah dalam proses ini membuat mereka lebih peduli dan teliti dalam memastikan bahwa fasilitas yang dibangun benar-benar bermanfaat untuk siswa.

Dengan kondisi yang lebih baik, Ririn yakin bahwa fasilitas ini tidak hanya akan mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi siswa dan tenaga pendidik.

(Sumber catatan: Kemendikdasmen/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Google Image)

Bagikan Tulisan
Skip to content