Multilayanan di Pembelajaran Kelas Rangkap

Pembelajaran Kelas Rangkap – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono di forum advokasi kebijakan penyelenggaraan pembelajaran kelas rangkap tingkat nasional pada Jum’at dan Sabtu (22–23/5/2026) di Kantor BBPMP Provinsi Jawa Timur mengungkapkan program pembelajaran kelas rangkap multilayanan menjadi solusi strategis dalam pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi wilayah pegunungan dan kepulauan yang memiliki keterbatasan tenaga pendidik serta tantangan geografis.

”Program pembelajaran kelas rangkap multilayanan terus dikembangkan secara berkelanjutan sejak tahun 2018 dan kini telah menjangkau ratusan sekolah dasar di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Hary, model pembelajaran kelas rangkap tidak hanya fokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga mengintegrasikan layanan kesehatan, penguatan karakter, pengasuhan orang tua hingga dukungan lintas sektor.

“Kelas rangkap multilayanan ini merupakan bentuk inovasi pendidikan yang lahir dari kebutuhan riil masyarakat di daerah terpencil. Kami ingin memastikan seluruh anak di Kabupaten Probolinggo tetap mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif dan berkelanjutan meskipun berada di wilayah dengan keterbatasan akses,”terangnya.

Hary menjelaskan keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi seluruh pihak, mulai pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dunia usaha hingga pemerintah desa. “Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata bagi seluruh anak,” lanjutnya.

(Direpost dari Website Pemkab Probolinggo/Judul asli berita: Sukses Diterapkan di Kabupaten Probolinggo, BBPMP Jatim dan INOVASI Perkuat Advokasi Kebijakan Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkat Nasional/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Dokumentasi Kegiatan BBPMP Provinsi Jawa Timur)

Bagikan Tulisan
Skip to content