Pemerintah terus memperkuat upaya pembangunan ekosistem pendidikan melalui pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Program ini menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan standar yang lebih terpadu di berbagai daerah.
Dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Mendikdasmen melaporkan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama.

Konsep ini disiapkan untuk memberikan layanan pendidikan yang terintegrasi dan dapat diakses dengan kualitas yang merata.
Dalam tahap perencanaan, pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 usulan sekolah telah melalui proses seleksi dan akan mulai dibangun pada tahun ini sebagai bagian dari tahap awal pelaksanaan program.
Pada pelaksanaan awal, lima sekolah akan dibuka dengan memanfaatkan gedung Unit Pelaksana Teknis Kemendikdasmen di sejumlah daerah.
Selain itu, satu sekolah akan dibangun di Ibu Kota Nusantara, sementara sembilan sekolah lainnya akan dibangun baru di wilayah yang telah ditetapkan sesuai rencana pengembangan.
Simak juga video berikut:
(Sumber catatan: Kemendikdasmen/Foto atau ilustrasi dipenuhi dari Kemendikdasmen)




